Jakarta, April 2026 — Upaya memperkuat peran sumber daya manusia (SDM) di sektor pertambangan kembali ditegaskan melalui peluncuran buku Profil 100 Tenaga Ahli Alat Berat Pertambangan yang dirangkaikan dengan seminar bertajuk “Membangun Masa Depan Pertambangan Melalui Tenaga Ahli dan Inovasi Lubricants & Fuels”. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendokumentasikan kontribusi para profesional alat berat sekaligus mendorong inovasi di industri pertambangan nasional.
Acara yang berlangsung di Jakarta tersebut dipimpin langsung oleh Rochman Alamsjah selaku General Manager Dept. Plant Harmoni Panca Utama (HPU) sekaligus Ketua PERTAABI. Peluncuran buku dilakukan secara simbolis melalui penekanan tombol pada akhir sesi seminar menandai hadirnya sebuah karya yang diharapkan menjadi referensi berharga bagi generasi mendatang.
Dalam sambutannya, Rochman menegaskan bahwa buku ini bukan sekadar dokumentasi, melainkan bentuk nyata penghargaan terhadap para tokoh yang telah berkontribusi dalam pengembangan sektor alat berat di Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya kehadiran karya tertulis yang dapat menjadi sumber pengetahuan yang kredibel di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
“Situasi saat ini adalah situasi yang sulit untuk pertumbuhan negeri kita. Semua sangat dipengaruhi oleh perkembangan. Dulu kita masih sibuk bicara dengan climate change, bagaimana membuat Indonesia atau dunia hijau. Tapi, sekarang kita didatangkan PR-PR yang lebih berat. Ada PR ekonomi yang semakin berat, kemudian ada geopolitik dan geomiliterisasi konflik yang menjadikan situasi bisnis menjadi tidak pasti, menjadi volatil,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ketidakpastian global tersebut menuntut sektor pertambangan untuk tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kualitas dan kesiapan tenaga ahli. Oleh karena itu, dokumentasi profil para ahli ini diharapkan mampu menjadi inspirasi sekaligus acuan dalam mencetak SDM unggul di masa depan.
Seminar yang turut menjadi bagian dari rangkaian acara juga membahas pentingnya inovasi pada sektor lubricants dan fuels sebagai salah satu kunci efisiensi dan keberlanjutan operasional pertambangan. Diskusi ini memperkaya perspektif peserta mengenai bagaimana kolaborasi antara keahlian manusia dan inovasi teknologi dapat menjadi fondasi kuat dalam menghadapi tantangan industri yang semakin kompleks.
Dengan peluncuran buku ini, PERTAABI berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun ekosistem pertambangan yang berdaya saing tinggi, adaptif terhadap perubahan global, serta berlandaskan pada pengetahuan yang terdokumentasi dengan baik.

Referensi berita:
https://share.google/kmuLWZhOoknMh78Y7