Jakarta, April 2026 – Industri pertambangan nasional terus berupaya meningkatkan efisiensi operasional di tengah tingginya struktur biaya, sekaligus mempercepat transisi menuju operasional berbasis energi bersih.
Wakil Ketua Umum I Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia sekaligus Direktur Utama PT Harmoni Panca Utama Ahmad Kharis, menyampaikan bahwa sebagian besar aktivitas tambang—mencapai sekitar 85%—ditangani oleh kontraktor. Kondisi ini menjadikan biaya operasional sangat dipengaruhi oleh penggunaan bahan bakar, perawatan alat berat, serta kebutuhan tenaga kerja dalam kegiatan utama seperti pengupasan tanah dan pengangkutan material.
Dalam forum EV Transition in Mining Industry Outlook 2026 pada 29 April 2026 di Jakarta, beliau menegaskan bahwa transformasi menuju penggunaan alat berat berbasis listrik menjadi salah satu solusi strategis. Meski membutuhkan investasi awal yang lebih tinggi, teknologi ini dinilai mampu memberikan efisiensi jangka panjang, terutama melalui penurunan biaya energi operasional hingga 30–40% apabila didukung pasokan listrik yang kompetitif.
Sebagai bagian dari proses transisi, implementasi teknologi dilakukan secara bertahap melalui pendekatan hybrid. PT Harmoni Panca Utama baru akan melakukan uji coba penggunaan unit hybrid. Hal ini menegaskan bahwa adopsi teknologi electric vehicle (EV) merupakan pilihan yang tepat, sepanjang didukung oleh kesiapan ekosistem dan perencanaan yang matang.
Namun demikian, percepatan implementasi elektrifikasi masih memerlukan dukungan kebijakan yang lebih konkret. Industri mengharapkan adanya insentif fiskal, kejelasan regulasi terkait konsesi dan RKAB, serta penguatan ekosistem pendukung seperti industri baterai dan manufaktur alat berat dalam negeri.
Di sisi lain, kesiapan infrastruktur kelistrikan menjadi faktor kunci. Dukungan PLN dalam penyediaan energi, kapasitas jaringan, dan pengembangan sumber energi baru terbarukan dinilai krusial, terutama untuk menjangkau wilayah tambang yang berada di lokasi terpencil.
Dengan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, industri pertambangan diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara efisiensi biaya, keberlanjutan operasional, dan peningkatan daya saing di pasar global.

Source: Dorong Elektrifikasi di Sektor Tambang, Industri Butuh Hal Ini!